informasi KAPM

Informasi Berita  •  Event  •  Procurement



‘Tingkatkan Kemampuan’ KAPM Kunjungi Proyek MRT

Publish 2016-03-04 00:00:00     Kategori Informasi Berita

                                                                                                                                                                                                                                   

PT KA Properti Manajamen (KAPM) sebagai anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bergerak dalam bidang Jasa Konstruksi, Pengembangan Properti dan Pengadaan (Trading), pada tahun 2016 ini telah menginjak usia yang ke 7 tahun.Dalam menghadapi persaingan bisnis sektor industri Jasa Konstruksi di tengah banyaknya kompetitor terutama anak usaha BUMN lain, KAPM senantiasa mengasah diri dengan terus meningkatkan kemampuan SDM-nya melalui program pendidikan, pelatihan dan juga studi banding guna lebih menambah pemahaman dan wawasan baru terkait pekerjaan konstruksi. Dengan terus menerus mengasah diri meningkatkan kemampuan teknis maka KAPM akan dapat memberikan pelayanan terbaik dengan memenuhi standar mutu / kualitas pekerjaan sesuai keinginan pelanggan, dan tetap menerapkan prinsip-prinsip Perseroan yang berlaku.

Sejalan hal tersebut di atas, pada hari Kamis (3/3) yang lalu,KAPM khususnya pegawai Direktorat Operasi yang selama ini menangani proyek mendapatkan kesempatan berharga melaksanakan kajian / studi banding dalam perspektif “Jasa Konstruksi” ke proyek Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Senayan Jakarta Selatan. Setibanya di lokasi proyek MRT, rombongan KAPM yang dipimpin Direktur Operasi di sambut langsung oleh Direktur Konstruksi – Proyek MRT Bp. M. Nasyir beserta Tim Konstruksi yang berada di lapangan. Mengawali kegiatan kunjungan kerja kajian banding ini, Direktur Konstruksi – Proyek MRT langsung memberikan penjelasan terkait perencanaan dan pelaksanaan Proyek MRT yang sedang berjalan.

Rombongan KAPM sangat antusias menyimak penjelasan tersebut mengingat Proyek MRT merupakan proyek prestisius dan baru pertama kali di Indonesia serta dipergunakannya teknologi Bor bawah tanah yang saat diresmikan pengeboran pertama Proyek MRT ini oleh Presiden RI diberi nama ANTAREJA.
Setelah mendengarkan langsung penjelasan terkait pelaksanaan proyek, rombongan KAPM langsung diajak melihat suasana Proyek MRT yang dimulai dari bagian atas kemudian rombongan diajak ke bagian bawah proyek yang bernama Concourse Level atau disebut sebagai area awal masuknya penumpang (tempat penjualan tiket) sebelum menuju Stasiun MRT bawah tanah. Di dalam lokasi proyek bawah tanah tempat nantinya kereta MRT beroperasi, rombongan KAPM menelusuri ruas jalan di area terowongan MRT yang
konstruksinya telah selesai mulai dari bakal Stasiun Senayan menuju arah Patung Pemuda dengan jarak sejauh 327 meter, dengan aktivitas pekerja yang sedang melakukan pekerjaan finishing.


Dalam kegiatan kunjungan kerja kajian banding ini, diharapkan dapat memberikan gambaran dan wawasan baru kepada seluruh pegawai KAPM terkait tekhnis pekerjaan konstruksi bawah tanah, SOP proyek, kerapihan pekerjaan dan implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). PR KAPM