informasi KAPM

Informasi Berita  •  Event  •  Procurement



Tasyakuran atas Pengoperasian Jaringan LAA, OCR & Telekomunikasi KA Basoetta

Publish 2018-04-23 00:00:00     Kategori Informasi Berita

PU memberikan Sambutan

Dirut KAPM memberikan sambutan pada acara tasyakuran pengoperasian jaringan LAA, OCR dan Telekomunikasi KA Basoetta sekaligus doa bersama anak yatim piatu.

 

PT KAPM diberikan kepercayaan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengerjakan beberapa pekerjaan konstruksi guna mendukung pengoperasian KA Bandara Soekarno Hatta (KA Basoetta), antara lain pembangunan: Jaringan Listrik Aliran Atas, Jaringan Telekomunikasi, Supply Daya Signal Hut, Masjid Al Fallah, gedung Madrasah Ibtidaiyah Jamaatul Islamiyah dan modifikasi Jaringan LAA di Stasiun Sudirman Baru serta Persinyalan Stasiun Duri.

Kepercayaan tersebut dilaksanakan dengan baik dan diselesaikan tepat waktu untuk segera dioperasikan. Dalam rangka  pengoperasian Jaringan LAA, OCR dan Telekomunikasi KA Bandara Soekarno Hatta, pada hari Senin tanggal 1 Januari 2018, PT KAPM melaksanakan tasyakuran dan doa bersama anak yatim piatu di Masjid Al Hijrah Tanah Tinggi, Tangerang.

Acara dihadiri oleh Direksi dan Karyawan PT KAPM, KS Batuceper, anak-anak yatim piatu, janda dan pengurus DKM, serta masyarakat di sekitar Stasiun Batuceper. Dalam sambutannya, DIRUT PT KAPM Bpk. Dwiyana Slamet Riyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih secara khusus kepada Tim Project KAPM yang bekerja tanpa lelah menyelesaikan pekerjaan jaringan LAA dan Telekomunikasi KA Basoetta dengan tepat waktu, termasuk pekerjaan konstruksi lainnya yang mendukung proyek KA Basoetta.

Khusus untuk pekerjaan LAA, Bpk. Dwiyana Slamet Riyadi menyampaikan rasa bersyukurnya bahwa penerapan teknologi OCR (Overhead Conductor Rail) yang dipakai menggantikan OHC Konvensional di Jalur KA Bandara berjalan dengan lancar dan telah mendapatkan Ijin Operasional dan sertifikasi dari Dirjen Perkeretaapian Kemenhub RI. OCR adalah teknologi catenary terbaru dan penggunaannya di Jalur KA Basoetta adalah untuk pertama kalinya dipakai pada jalur KA di Negara ASEAN.

Jaringan OCR terpasang sepanjang 2,2 km di jalur hulu-hilir dari total 12 Km jalur KA Basoetta. Perawatan yang lebih efisien menjadikan alasan penggunaan OCR, karena tidak memerlukan kawat messenger dan feeder. Selain itu, OCR memiliki batas keausan kawat trolley yang lebih rendah 6,1 mm (sedangkan OHC 8,1 mm), dengan bentuk fisik yang rigid, OCR akan meminimalkan terjadinya kawat trolley putus yang bisa mengakibatkan terjadinya gangguan pengoperasian KA Basoetta. " It blends with the station, too many wires installed will destroy the good view ” dengan kata lain, OCR akan memberikan View Arsitektur yang lebih indah dan cantik di peron Stasiun Basoetta sebagai salah satu etalasenya PT KAI.

Acara diakhiri dengan tausyiah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz H.M. Sa’adih, Dzikrulloh dengan Group musik Rebana, penyerahan santunan dan bingkisan kepada 81 anak yatim dan para janda, sumbangan dana bantuan kepada DKM dan Remaja Masjid serta penyerahan secara simbolik CSR PT KAPM berupa bangunan Canopy Masjid kepada Ketua DKM.

 

HUMAS KAPM